Pendidikan vokasi memegang peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Namun, realitas menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan riil industri. Kurikulum yang kurang responsif, metode pembelajaran yang terfragmentasi, serta minimnya integrasi antara pendidikan, produksi, dan kewirausahaan menjadi tantangan yang harus segera dijawab secara sistemik. Dalam konteks inilah model Teaching Factory hadir sebagai pendekatan pembelajaran yang tidak hanya inovatif, tetapi juga transformatif.
Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai Teaching Factory sebagai sebuah ekosistem pembelajaran vokasional yang mengintegrasikan proses pendidikan, produksi nyata, pemanfaatan teknologi digital, serta penanaman jiwa kewirausahaan. Teaching Factory tidak diposisikan sekadar sebagai metode praktikum, melainkan sebagai unit produksi berbasis standar industri yang mampu membentuk kompetensi teknis, soft skills profesional, dan mentalitas pencipta kerja (job creator) pada peserta didik.